Sabar dalam Bisnis

Ketika baca berita detik.com bahwa Afgan baru punya bisnis tahu goreng, saya langsung berpikir bila belum mapan, tidak setampan Afgan, maka ngak perlu malu jualan. Hehe.. 


Pada headline berita yang lain “Job Menyanyi Sepi akibat Covid-19 Afgan Jualan Tahu Goreng” ini di halaman berita inews.id apa pelajarannya untuk kita? Begitulah pengusaha, ngak usah malu, ngak usah gengsi, ngak usah baper. Karena malu bikin kita ngak maju. Ngak usah gengsi, bila usaha berhasil insyaallah bergengsi. Apalagi baper, bawa perasaan, karena baper bikin ngak ada transfer.

Bicara soal baper, apa penyebab pengusaha baper ketika penawarannya ditolak? Bisa jadi ditolak penawarannya karena belum tau ilmunya. Sebab lain kita baper saat ditolak, boleh jadi karena kita baru sedikit menawarkan. Penawaran kita, ke orang itu-itu saja, kontak di Hp kita sudah kita hubungi semua. Coba kita menawarkan lebih dari 1000 kali, tentu kita akan sibuk untuk memfollowup, ngak kepikir dan ngak ada waktu untuk baper. Dan yakinlah dari 1000 orang kita beri penawaran, pasti ada salah satu yang closing. 

Pengalaman menunjukkan, dalam penawaran ada namanya hukum probabilitas, kemungkinan. Secara logika makin banyak yang ditawarkan, maka makin besar kemungkinan terjadi penjualan.

Jadi pengusaha itu punya potensi untuk dapat pahala sabar, salah satunya adalah sabar menawarkan.

Ketika belum ada closing selama 3 bulan, ya sabar. Belum banyak untung selama 6 bulan, ya sabar. Bisnis sudah jalan 1 tahun, untung mulai lumayan dan perlu nambah karyawan. Disyukuri dan jangan baper-an. 

Ketika kita kerja 3 tahun, gaji masih gitu-gitu aja, kita sabar. Kerja 5 tahun, penghasilan ada kenaikan namun ngak signifikan, kita nga baper-an. Nah, saat awal-awal kondisi binis mulai tumbuh, mestinya kita juga sabar, dan kita nga usah baper-an. Siap?  


Tulisan Sering Dibaca

Power vs Force, Faktor Terselubung Penentu Perilaku Manusia

Low profile High profit

Rumus E + R = O (Event + Response = Outcome) dalam Mencapai Kesuksesan

Pendekar Bodoh, Kisah Sukses Restoran D'cost Seafood

Jenis Hutang yang Bisa Membuat Anda Tambah Kaya

Tri Sumono: Manusia 4 Kuadran (Tukang Sapu Yang Jadi Miliuner)

Pecel Lele Lela: Legenda Rangga Umara Jadi Wirausaha Dunia

Bisnis Kerupuk, Renyah dan Menjanjikan. (Kisah H. Badrun)

HARTA DAN ANAK ADALAH UJIAN, KAMU PERCAYA?

Meningkatkan Peforma dengan GKF (Gerak, Kata, Fokus)