Posts

Pemimpin = Pengaruh

Image
Setiap kita adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. Setidaknya bagi pria, jadi pemimpin bagi dirinya, keluarga, istri, dan anaknya. Bagi wanita, jadi pemimpin bagi dirinya dan anak-anaknya. Bicara tentang pemimpin berarti kita bicara tentang pengaruh. Untuk menjadi pemimpin yang berpengaruh, ada beberapa tips yang bisa dilakukan: ·        Zikir, dengan memperbanyak zikir hati menjadi tenang. Pemimpin yang tenang akan menghasilkan keputusan yang baik. Berzikir berarti mendekatkan diri pada Allah. Dekat pada Allah yang maha membolak-balikan hati hambanya. Tahajud termasuk adalah salah satu ibadah yang seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin, pengajar, orang tua, atau siapa saja yang ingin kata-katanya berpengaruh.     ·        Zest, pemimpin harus penuh semangat (zest), mampu memotivasi timnya untuk bergerak. Penuh inspirasi, selalu antusias dalam kondisi apapun. ·        Role model, pemimpin harus jadi teladan, mengerjakan apa yang dikatakan

Bekerja dan Berbisnis?

Image
Setinggi-tingginya jabatan tidak bisa diwariskan ke anak. Sekecil apapun bisnis itu bisa diwariskan. Bener kan? Maka tidak ada salahnya kita membangun bisnis keluarga, walaupun anak-anak masih kecil. Banyak hal yang bisa mereka pelajari dari aktivitas bisnis orang tuanya. Pertama, sudah pasti mereka akan belajar menghargai waktu. Karena setiap hari mereka melihat, menilai, merasakan aktivitas yang ada semua dalam penjadwalan. Kedua, menurut Psikolog Seto Mulyadi atau lebih akrab dipanggil Kak Seto. Mengenalkan bisnis sejak dini bisa mengasah kreativitas dan juga mengenalkan entrepreneurship pada anak. Ketiga, aktivitas jual beli membuat anak memahami fungsi uang. Untuk mendapatkan barang, ia perlu mengeluarkan uang. Ia pun menjadi tahu, uang memiliki nilai tertentu dan dapat berfungsi sebagai alat tukar. Selain itu juga tau akan nilai sebuah barang. Kemampuan wirausaha perlu dikenalkan sejak dini. Dengan mengenalkan bisnis kita ke anak secara tidak langsung, orangtua sudah mengenalkan

Bekal Perjalanan Kehidupan

Image
  Saat saya bersama istri dan kedua orang tua melakukan umroh bulan November tahun lalu, saya teringat apa saja yang harus dipersiapkan sebelum keberangkatan. Mulai menyiapkan dokemen penting seperti visa dan paspor, melakukan manasik, tes kesehatan, menyiapkan biaya, dan yang tidak kalah penting adalah menjaga niat menjalankan umroh sebagai ibadah. Apa yang ingin saya sampaikan? Untuk sebuah perjalanan umroh saja kita harus mempersiapkan sebaik mungkin. Pertanyaan berikutnya, bagaimana dengan perjalanan hidup? Sudahkan kita mempersiapkannya dengan sebaik mungkin? Hidup adalah sebuah perjalanan, dimulai dari kita berada dalam rahim lalu berada di kehidupan alam dunia kemudian mati berada di alam barzah atau alam kubur, dan yang terakhir adalah di akhirat. Perjalanan panjang tersebut harus benar-benar kita persiapkan dengan baik. Perjalanan pada umumnya akan memberikan ceritanya sendiri. Dalam perjalanan kehidupan tentu ada hal yang menyenangkan dan ada pula hal yang tidak menyenangka

Rumus Menghadapi Kesulitan

Image
Rumus Menghadapi Kesulitan القَاعِدَة1⃣: لَسْتَ وَحْدَك 1. RUMUS PERTAMA : Anda tidak susah sendirian (banyak yang lebih susah darimu). القاعدة2⃣: (لَا يَقدِرُ اللهُ شَيئًا إِلّا لِحِكمَة). 2. RUMUS KEDUA : Allah tidak mungkin menakdirkan sesuatu melainkan pasti ada hikmahnya. القاعدة3⃣: (جَالِبُ النَّفعَ وَدَافِعُ الضُّرّ هُوَ اللهُ فلَا تَتَعلَّق إِلّا بِه). 3. RUMUS KETIGA : Satu²nya Yang kuasa mendatangkan manfaat dan menolak mudharat adalah Allah, karena itu jangan bergantung kecuali kepada Allah. القاعدة4⃣: (مآ أصَابَكَ لَم يَكُن لِيُخطِئَك ، وَمآ أَخْطَأَك لَم يَكن لِيُصِيبَك). 4. RUMUS KEEMPAT : Apa yang telah ditetapkan untuk Anda tidak akan meleset dari Anda dan apa yang tidak ditetapkan untuk Anda tidak akan mengenai Anda. القاعدة5⃣: (اَعرِفْ حَقِيقَةَ الدُّنيا تَستَرِحْ). 5. RUMUS KELIMA : Kenalilah hakikat dunia, pasti Anda tenang. (Ini dunia adalah tempat Allah menguji hambaNya,pasti tidak luput dari masalah). القاعدة6⃣: (أَحسِنِ الظَّنّ بِرَبّك). 6. RUMUS KEENAM : Berpra

Remainder! Life Journey

Image
Every minute someone leaves this world behind. We are all in “the line” without knowing it. We never know how many people are before us. We can not move to the back of the line. We can not step out of the line. We can not avoid the line. So while we wait in line: Make moments count. Make priorities. Make the time better. Make your gifts known. Make a nobody feel like a somebody. Make your voice heard. Make the small things big. Make someone smile. Make the change. Make peace. Make sure to tell your people they are loved. Make sure to have no regrets. Make sure you are ready.

Khutbah Idul Fitri-Ketakwaan dan Kesabaran dalam Hidup

Image
Sholat Idul Fitri tahun 2020 menjadi momen yang akan dikenang karena begitu istimewa dengan adanya corona. Jamaah harus menjaga jarak, membawa alas dholat sendiri, menggunakan masker dan mencuci tangan atau membasuh dengan hand sanitizer. Namun demikian, kehidmatan dalam pelaksanaan ibadah terasa tak berkurang, malah meningkat, terlihat dari begitu antusiasnya jamaah yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, saya yang merasa belum pantas ini diberi amanah untuk menjadi khotib dalam sholat ied tersebut, berikut ini adalah sepenggal kutipan akhir dalam khutbah yang disampaikan, semoga ada hikmah dan manfaat. (versi lengkapnya dapat dilihat di link berikut ) Sebagaimana kita ketahui pandemi ini telah membuat kita begitu berubah, semoga perubahan ini menjadikan diri kita lebih baik, adanya the new normal yaitu sebuah perubahan dalam aktivitas kita mislanya: bulan ramadhan kita menjadi ramadhan indah yang membuat kita sering berada di rumah, interaksi kita dibatasi dengan tidak bersalaman dan

Mematahkan Mitos NEM, IPK dan Rangking

Image
Ada 3 hal ternyata tidak terlalu berpengaruh terhadap "kesuksesan" yaitu: NEM, IPK dan rangking Saya mengarungi pendidikan selama 22 tahun (1 tahun TK, 6 tahun SD, 6 tahun SMP-SMA, 4 tahun S1, 5 tahun S2 & S3) Kemudian saya mengajar selama 15 tahun di universitas di 3 negara maju (AS, Korsel, Australia) dan juga di tanah air. Saya menjadi saksi betapa "tidak relevannya ketiga konsep di atas" terhadap kesuksesan. Ternyata sinyalemen saya ini didukung oleh riset yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang berpengaruh terhadap *tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan survey terhadap 733 millioner di US* Hasil penelitiannya ternyata nilai yang baik (yakni NEM, IPK dan  rangking) *hanyalah faktor sukses urutan ke 30* *Sementara faktor IQ pada urutan ke-21* *Dan bersekolah di universitas/sekolah favorit di urutan ke-23.* Jadi saya ingin mengatakan secara sederhana: Anak anda nilai raport nya rendah *Tidak masalah.* NEM an

Istri Saya China dan Tidak Cantik

Image
Banyak sekali yg bertanya kepada saya, kenapa saya memilih istri china yg berparas tidak cantik sedangkan saya (menurut mereka) adalah orang yg memiliki kekayaan berlebih? Seharusnya (menurut mereka) saya bisa mendapatkan istri yg “lebih” dari pada istri saya yg sekarang, priscilla chan. Pertama-tama untuk menjawab pertanyaan itu, saya ingin membahas apa itu wanita cantik? dan apa itu wanita tidak cantik? Jujur, saya sendiri mempunyai banyak kesempatan bertemu wanita-wanita cantik, banyak dari mereka yang mau sekali menjadi istri saya, tetapi apa yg disebut “wanita cantik” itu kebanyakan berhati seperti kaca, teramat rapuh. Kalau sedang sakit manjanya seperti seorang putri raja, serta angkuh, sombong, dan juga akan selalu bertanya kepada saya kenapa sudah begitu kaya tapi tak mau ganti mobil? Saya tau tujuan mereka ingin menjadi istri saya adalah utk pamer di lingkungan jet set, setelah itu akan lebih banyak lagi tuntutannya sebagai istri orang kaya. Wanita demikian meski

Coronaphobia dan Psikosomatis Covid-19

Image
Saya dihubungi beberapa calon klien yang minta waktu jumpa saya untuk menjalani sesi terapi. Kata mereka ini kondisi mendesak dan minta agar mereka bisa segera jumpa saya. Saya tanya, apa masalahnya, ternyata mereka rata-rata mengalami perasaan takut, cemas, yang berakibat pada kondisi pikiran tidak tenang, hati tidak damai, dan sulit tidur. Saya tanya lagi, mulai kapan gangguan emosi ini muncul atau mereka alami, hampir semua menjawab mereka mengalami kecemasan tinggi sejak ramai diberitakan tentang virus corona (Covid-19). Bahkan ada tiga calon klien yang mengaku mengalami gejala serupa dengan Covid-19 seperti flu, batuk kering, tenggorokan sakit, dan demam. Saya tanya lagi, apakah mereka ada keluar rumah, ke tempat ramai, kumpul-kumpul sama teman, bersalaman atau berdekatan dengan orang yang mengalami Covid-19 atau orang dalam pengawasan, dan semua menjawab tidak. Mereka bahkan mengatakan bahwa sudah dua minggu lebih mereka tidak ke mana-mana, hanya istirahat dan melak

Terkunci Karena Pikiran

Image
Ada hitam ada putih, ada siang ada malam, ada yg sulit ada yg mudah, begitulah semesta semenjak dulu kala. Selalu mencari keseimbangan. . Teringat sebuah cerita, ada seseorang terjebak/terkunci dalam sebuah gerbong kereta berpendingin tempat penyimpanan makanan beku. Setelah gerbong tersebut berhasil dibongkar, orang tsb ditemukan tewas dalam posisi seperti orang menggigil kedinginan, padahal kenyataannya gerbong tersebut tidak dalam posisi ON alias pendinginnya mati, artinya di gerbong tersebut tidak dingin sama sekali. Dia mati karene pikirannya sendiri. . Musuh terbesar kita bukan orang lain, tapi pikiran kita sendiri. Apalagi di jaman seperti sekarang ini, dimana informasi tersebar begitu cepat melalui berbagai platform sosial media dan sangat mudah dimanipulasi untuk mempengaruhi pikiran bukan hanya seseorang tapi banyak orang. Akibatnya, hanya sedikit orang yg bisa melihat dari sisi yg berbeda, lebih banyak yg fokus pada sisi yg terlihat. Padahal semesta selalu dalam posisi

Rumus E + R = O (Event + Response = Outcome) dalam Mencapai Kesuksesan

Image
E + R = O Mungkin rumus ini terdengar asing bagi kita semua. Mungkin rumus ini juga tak sepopuler rumus E=mc2 dalam ingatan kita. Namun, lewat rumus yang sederhana ini dapat menjelaskan mengenai success mindset. Sukses dalam hidup tentunya. Rumus atau teori ini dikemukakan oleh seorang pakar psikoterapi di Los Angeles, Dr Robert Resnick dimana beliau mengatakan E (event) + R (response) = O (Outcome). Formula sederhana ini menjelaskan bahwa setiap hasil dari pengalaman hidup ini (baik gagal maupun sukses, kaya ataupun miskin) adalah hasil dari bagaimana kita merespon terhadap kejadian-kejadian dalam hidup kita. Jadi begini, seringkali kita memperoleh outcomeatau sebuah hasil yang kurang memuaskan. Suatu kondisi di mana kita sering mengeluh “Kok begini sih?” atau “Kok jadi begitu” intinya kita merasa sedikit atau bahkan sangat kecewa. Ada dua option dalam menyikapi hal ini : Menyalahkan E (event). E dalam hal ini adalah situasi yang kita alami, keadaan yang sedang terjadi.

25 Alasan Kita Semangat Sholat Jama'ah Di Masjid

Image
SETIDAK TIDAKNYA ADA 25 ALASAN KENAPA HARUS SHALAT BERJAMA'AH DI MASJID 01. Setiap langkahnya menuju Masjid menghapus dosa dan menaikkan derajat 02. Didoakan malaikat 03. Mendapat cahaya sempurna di hari qiyamat 04. Diampuni dosa2 nya seperti bayi yang baru lahir 05. Malaikat berebut untuk mencatat 06. Allah menjaga kekhusyukan hati kita 07. Disaksikan sebagai orang yang beriman oleh Allah 08. Mati dalam keadaan muslim yang fitrah (suci bersih) 09. Mendapat naungan Allah di hari qiyamat 10. Allah bergembira dengan hamba yang shalat berjama'ah di masjid 11. Shaf awal di masjid itu shaf para malaikat 12. Shalat subuh berjama'ah pahalanya seperti shala semalaman 13. Shalat isya berjama'ah pahalanya seperti shalat separuh malam 14. Berjalan diwaktu subuh menuju masjid berada dalam rahmat Allah 15. Mendapat pahala seperti pahalanya haji dan umrah 16. Pahala mengikuti sunnah nabi 17. Dijauhkan dari sifat munafiq 18. Semakin jauh langka

Pentingnya Penerapan APU dan PPT

Image
Sudah banyak yang mengethui bahwa program penerapan Anti Pencucian Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh bank. Namun sudah berapa banyak yang menganggap hal tersebut adalah penting untuk diterapkan? Pada suatu kesempatan saya mengisi sebuah inhouse training bagi Bank Perkreditan Rakyat tentang penerapan APU dan PPT, diawal tarining dilontarkan pertanyaan, seberapa penting penerapan APU dan PPT? audien pun diam. Bila kita tau apa yang menjadi alasan APU dan PPT dibuat dengan berbagai peraturan, dan sebabnya ada beberapa lembaga negara (OJK, BI, PPATK, KPK, dsb) yang begitu concern terhapat APU dan PPT, maka kita akan benar-benar paham begitu pentingnya penerapan APU dan PPT.

Perubahan Bentuk Badan Hukum BPR Milik Pemda

Image
Dengan telah berlakunya Permendagri No. 94 tahun 2017 tentang Pengelolaan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah maka BPR Milik Pemda dihadapkan pada 2 bentuk badan hukum yaitu Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) atau Perseroan Daerah (PERSERODA). Dari kedua bentuk badan hukum yang ada, bagi BPR Milik Pemda yang memiliki lebih dari satu pemegang saham dan memiliki keinginan kebijakan yang lebih cepat dan adaptif terhadap perubahan, maka disrankan untuk berbentuk PT. BPR xxx (PERSERODA). Perubahan bentuk badan hukum BPR milik Pemda mengacu beberapa ketentuan: Permendagri No. 94 tahun 2017 tentang Pengelolaan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah Peraturan Pemerintah No. 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas POJK No. 20/POJK.03/2014 tentang Bank Perkreditan Rakyat Adapun tahapan-tahapan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

Standard Penyelenggaraan Teknologi Informasi bagi BPR / BPRS

Image
Standar penyelenggaraan Teknologi Informasi bagi BPR / BPRS mengacu pada ketentuan dari OJK berupa POJK No. 75/POJK.03/2016 tentang standar penyelenggaraan Teknologi Informasi bagi Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Ada beberapa hal yang dibahas dalam POJK tersebut, namun pada kesempatan kali ini saya akan sharing tentang bagaimana memilih vendor TI yang sesuai dengan kebutuhan. Dari pengalaman yang pernah saya peroleh saat melakukan transformasi TI di bank, maka BPR maupun BPRS dapat memanfaatkan penyedia jasa penyedia Teknologi Informasi atau Vendor dengan pihak lain, namun dengan ada beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan, antara lain: 1. Vendor wajib berbadan hukum, baiknya berbentuk Perseroan Terbatas bukan perorangan. Memiliki kantor yang jelas dan manajemen yang baik 2. Memiliki SDM yang memiliki keahlian khusus dibidang TI, dapat dibuktikan dengan mimiliki sertifikasi keahlian khusus dibidang TI 3. Telah berdiri minimal 5 tahun, ar