RE-INVESTASI BISNIS

Membangun bisnis bukan pekerjaan satu atau dua hari. Perlu proses, perlu  konsistensi, perlu kesabaran. Ketika memulai bisnis perlu keberanian, dalam membesarkan bisnis perlu ilmu dan perlu waktu.

Ada yang bilang “Roma tidak dibangun dalam semalam”. Saya kira memang benar, semua perlu waktu, semua ada prosesnya. Mari perhatikan:

-Kota Roma dibangun tahun 753 SM

-Artis Rhoma Irama aktif bermusik sejak tahun 1968

-Biskuit Roma milik Mayora Group eksis sejak tahun 1977

Sekali lagi, hal tersebut membuktikan semua perlu waktu. Setuju?

Apa hubungannya Roma dengan bisnis? Hubungannya baik-baik saja. Hehehe. Bukan, bukan itu maksudnya. Pesan yang ingin saya sampaikan adalah bisnis perlu waktu untuk mengembangkannya, salah satu proses yang perlu kita lakukan dengan re-investasi.

Investasi kita lakukan ketika diawal bisnis, maka re-investasi kita lakukan selanjutnya ketika bisnis mulai berkembang. Ketika bisnis mulai menghasilkan, jangan semua keuntungan langsung dihabiskan, namun lakukan re-investasi dalam bisnis. Putar kembali uang ke dalam bisnis.

Bentuk re-investasi dalam bisnis salah satunya bisa berupa memperbesar jumalah stok, karena dengan stok yang meningkat, kita berharap potensi juga meningkat. Stok kita adalah potensi profit kita. 

Pada akhirnya, agar bisnis kita bisa bertahan lebih lama dan berkelanjutan, maka lakukan yang namanya re-investasi, putar kembali uang ke dalam bisnis. Sepakat?

Tulisan Sering Dibaca

Power vs Force, Faktor Terselubung Penentu Perilaku Manusia

Low profile High profit

Rumus E + R = O (Event + Response = Outcome) dalam Mencapai Kesuksesan

Pendekar Bodoh, Kisah Sukses Restoran D'cost Seafood

Pecel Lele Lela: Legenda Rangga Umara Jadi Wirausaha Dunia

Tri Sumono: Manusia 4 Kuadran (Tukang Sapu Yang Jadi Miliuner)

HARTA DAN ANAK ADALAH UJIAN, KAMU PERCAYA?

Meningkatkan Peforma dengan GKF (Gerak, Kata, Fokus)

Jenis Hutang yang Bisa Membuat Anda Tambah Kaya