Big Goal

Memiliki impian yang besar

Result Oriented

Berorientasi pada hasil maksimal

Scale Up

Selalu berupaya memberikan hasil

Never Give Up

Terus melangkah mencapai tujuan

Momentum

Tiap kejadian jadi pembelajaran kehidupan

Sunday, March 21, 2010

Garuda Indonesia Terbesar di Dunia

Ada yang tahu? Di mana lokasi sebenarnya gedung ini?
Kalo anda jalan-jalan ke Google Earth, coba mampir ke sini koordinat ini 6°25′3.84″S 106°57′30.03″E

















Diambil dari KDRI, Merdeka!!

Employpreneur Series : Bagaimana Agar Anda Bisa Meninggalkan Bisnis Anda Dengan Tenang…??


Apakah Anda ingin agar bisnis Anda terus berkembang sekaligus karir Anda terus melesat…?? Jika jawabnnya adalah YA, maka Anda harus memiliki apa yang disebut SISTEM…. Itulah dia jawabannya. Kemampuan dalam membangun sistem dan konsistensi dalam menjalankannya adalah kunci dari semuanya. Kalau Anda sudah bisa membangun sistem bisnis Anda sendiri dan secara disiplin menjalankannya, maka Anda sudah bisa meninggalkan bisnis Anda tanpa perlu khawatir bahwa bisnis Anda tiba2 menjadi kacau balau. Dan karir Anda tetap terjaga dengan baik.
Kemampuan memetakan sistem ini yang biasanya bagi kebanyakan orang sangat sulit untuk dilakukan. Memetakan sistem mengharuskan seseorang untuk memahami betul alur kerja dimana sistem itu akan dipetakan. Selain itu parameter-parameter lain seperti waktu, ketersediaan manpower, ketersediaan dana dan pendukung lainnya juga harus terpetakan sehingga semua bisa diukur. Dari sini setiap karyawan tinggal menjalankan saja sistem yang sudah ditetapkan. Yang perlu kita lakukan adalah pengawasan – pengawasan – pengawasan. Dan itupun tidak perlu dilakukan secara periodik, cukup lakukan secara on the spot dan random sifatnya.
Jangan terlalu phobia dengan “kebocoran” dalam perusahaan. Yang namanya kebocoran itu biasa, namun yang paling penting adalah bagaimana memanage kebocoran itu sehingga tetap berada pada level yang masih dalam batas toleransi dan bisa ditekan secara kontinyu sehingga bisa terus mengecil kadar kebocorannya.
Sebagai karyawan yang mulai memiliki bisnis atau employpreneur, Anda akan sangat tergantung kepada sistem agar karir Anda tetap bisa dibuat kinclong bukan…..?? Nah, setelah bisnis Anda berjalan, segera konsentrasikan diri Anda untuk membuat sistem dari bisnis Anda. Tulis apa yang Anda lakukan dan lakukan apa yang Anda tulis. Buat sistem dan prosedur dari bisnis Anda yang bisa menjadi pegangan bagi karyawan Anda. Dan jangan lupa….. lakukan kontrol secara acak sehingga Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih real. Setelah itu tinggalkan bisnis Anda…… dan buat lagi bisnis yang baru, begitu seterusnya…..
Dikutip dari sonnysofjan, semoga mermanfaat.

Saturday, March 20, 2010

Facebook di Tangan Para Pendekar


Sebulan terakhir ini media massa lumayan gencar memberitakan Facebook dari sisi negatif, dengan judul yang kadangkala bombastis, seperti “ABG Korban Facebook Ngaku Bersebadan 3 Kali”, “Korban Facebook Makin Banyak”, “Remaja Korban Penculikan via Facebook”, dan sejenisnya. Judul-judul yang menyudutkan Facebook itu bukan hanya mendominasi media cetak, tetapi juga teve. Bahkan Kompas.com pun, yang terkenal dengan kehati-hatiannya, juga terjebak pada judul yang sejenis, seperti Lagi, Remaja Jadi Korban Facebook. Facebook tiba-tiba menjadi biang masalah. Media Social ini dituduh sebagai penyebab celaka.

Padahal Facebook hanyalah medium. Tanpa ada yang menyalahgunakan, medium itu bersifat netral.


Ibarat pisau, Facebook dapat digunakan untuk hal-hal yang negatif.

Mereka yang biasa menipu dengan medium lain, misalnya lewat SMS dgn mengirim SMS berhadiah jutaan rupiah tapi sesungguhnya menggerogoti uang korbannya, akan menggunakan medium apapun untuk mencari korbannya. Demikian juga para penjaja prostitusi, penjaja mimpi kaya mendadak, penyuka seks anak-anak dan lainnya. Facebook yang sedang digandrungi merupakan medium baru ampuh untuk menjerat calon korban. Maka para korban ini bukanlah korban Facebook, tetapi korban penjahat via Facebook.

Ibarat pisau, meski berniat positif jika tidak tahu cara menggunakannya, maka juga bisa berakibat negatif.

Orang tua sering melarang anak-anak di bawah umur atau balita bermain pisau karena bisa melukai anak tersebut. Pisau hanya boleh digunakan oleh mereka yang berhak. Sama juga dengan Facebook. Aturan Facebook sudah jelas dan terang benderang. Hanya mereka yang sudah berusia 13 tahunlah yang boleh menggunakannya. Anak-anak tidak berhak menggunakan Facebook!

Bahkan orang dewasa pun, ketika menggunakan Facebook, harus mau belajar bagaimana cara menggunakannya. Sebagai contoh, dalam hal social networking, Facebook lebih tepat digunakan untuk berkomunikasi dengan teman-teman lama yang sudah kita kenal ketimbang mencari teman sebanyak-banyaknya yang sesungguhnya tidak kita kenali sama sekali. Teman-teman baru inilah yang dalam banyak kasus terbukti merugikan. Maka saran saya, jika belum pernah bertemu darat, janganlah menerimanya sebagai teman di FB. Contoh lain, karena tidak paham etika, kita seringkali menyampahi halaman FB orang lain dengan iklan, tag foto, dan sejenisnya yang tidak ada hubungannya dengan orang tersebut sehingga menjengkelkan mereka.

Semakin paham kita menggunakan FB, semakin banyak dampak positifnya. Semakin sering kita berlatih menggunakan pisau, semakin ahli kita menggunakannya, dan semakin hebat pula dampak positifnya. Pisau di tangan pendekar, akan jauh berbeda hasilnya dengan pisau di tangan amatir.

Facebook di Tangan Para Pendekar

Selain untuk memperkuat tali silaturahim yang terputus karena jarak dan waktu, di tangan para pendekar, FB dapat dimanfaatkan secara positif. Ini beberapa contohnya:

1. Seorang eksportir mebel asal Jepara misalnya, menyediakan rumah besarnya secara cuma-cuma sebagai kantor “Facebook Jepara”, sebagai tempat belajar bagi para pengusaha Jepara agar bisa meningkatkan ekspor mebel via online, sekaligus memanfaatkannya sebagai forum untuk mendidik anggotanya untuk meningkatkan bisnis mereka. Dari kantor inilah lahir banyak pengusaha mebel online yang menembus pasar Eropa dan belahan dunia lain, menyumbang devisa yang cukup besar ke negeri ini.

2. Para produsen, terutama kerajinan tangan seperti batik, tas, sepatu, baik terbuat dari kulit maupun non kulit, banyak yang memanfaatkannya untuk menjual produknya. FB digunakan sebagai kanal baru penjualan. Ada yang mengaku bisa membeli mobil baru hanya menjual batik via FB. Bahkan seorang produsen herbal bisa meraih omset sangat tinggi di jejaring sosial ini.

3. Bagi yang haus ilmu, FB adalah tempat istimewa mendulang ilmu. Dengan mengikuti grup-grup yang kita minati, kita bisa belajar banyak dari anggota grup tersebut. Atau, dengan berteman dengan orang-orang yang istimewa dan bernilai plus, kita dapat menyerap ilmu dan kebijakannya yang sering dibagikan melalui status maupun notes-nya.

4. Bagi para simpatisan gerakan tertentu, dapat memanfaatkan FB untuk menggerakkan simpati. Gerakan mengumpulkan koin untuk membela Prita yang diancam penjara karena dituduh mencemarkan nama baik dalam kasus melawan RS OMNI dengan mudah digerakkan lewat FB. Demikian juga gerakan mengumpulkan koin untuk membantu operasi Bilqis, balita yang mederita kelainan hati, gerakan mengumpulkan beasiswa, gerakan mengumpulkan dana untuk Dompet Dhuafa , Dompet Umat dan sejenisnya berjalan bagus di medium ini.

5. Bagi yang sadar citra diri, FB dapat dimanfaatkan sebagai medium untuk personal branding. Kita ingin dikenal sebagai apa, dapat dibangun secara konsisten di medium ini.

Tulisan diambil dari SudutPandang, Semoga berguna.

Nyoba Nge-ONLINE-kan bisnis OFFLINE

SentraRebana adalah pusat produksi dan penjualan alat musik rebana, marawis, hadrah, marching band, drum band, kendang dan alat musik lainnya. Bagi anda yang sedang mencari alat musik rebana dengan kualitas terbaik, di sinilah tempatnya, anda tidak akan merasa kecewa dengan kualitas produk kami yang sudah tersebar ke seluruh Indonesia bahkan sampai ke luar negeri.

Kami menyediakan alat musik rebana dari berbagai model serta alat musik lainnya seperti Marching Band, Drum Band untuk TK sampai SMA

SentraRebana.com akhirnya datang sebagai media online kami untuk memudahkan para pelanggan kami dalam mencari informasi produk alat musik rebana dan alat musik lainnya
Untuk pemesanan alat musik rebana, silakan hubungi kami di sini


Oh..ya.. yang punya toko online wajib daftarkan webnya ke DaftarTokoOnline.ok

Tampilan Baru Blog Adam Joyo Pranoto

Setelah 2 jam Googling untuk cari2 ide bisnis baru, eh.. malah kecantol dengan tips2 optimalisasi blog.. dan akhirnya AdamInstitute re-born dengan tampilan full-iklan (rencananya begitu) ya.. hitung2 online ga' keruan mending keruan dapat tambahan fee dari iklan... selamat menikmati posting2 baru yang menyenangkan...