Melek Finansial: 7 Hal Sering Dilupakan Tentang Uang

Pengetahuan tentang finansial jarang menjadi hal penting bagi kebanyakan masyarakat sehingga karena ketidaktahuan tersebut menyebabkan sering terjadi kesalahan. Bagaimana tidak mungkin terjadi bila permasalahan semakin meningkat namun pengetahuan  ikut meningkat. Melek finansial dapat pula diartikan cerdas finansial, sadar finansial, bijak finansial maupun sejenisnya namun dalam bahasa yang biasa saya sampaikan dalam berbagai kesempatan adalah melek finansial. Dengan belajar finansial diharapkan kita lebih bijak menyikapi saat memiliki uang dan lebih memahami saat belum memiliki uang.
Pada tulisan kali ini saya menyampaikan 7 hal yang sering dilupakan tentang uang. dimana inti dari pembahasannya setidaknya ada 7 yaitu:
Bagaimana mendapatkan uang dengan cepat dan benar?
Seringkali kita berpikir setelah dapat uang akan begini, akan begitu dan seterusnya. Mestinya kita juga berpikir keras bagaimana mendapatkannya dengan cepat dan benar. Ya benar, berpikirlah produktif bukan konsumtif.
Dimana perginya uang anda?
Beda lagi dengan hal yang satu ini, dimana kita sering kali mengatur uang apa adanya, jika ini yang terjadi kelak kita akan menemukan adanya apa? Artinya tanpa tau dimana tempat biasanya uang anda pergi, kelak jangan menyesali tiba waktunya anda membutuhkannya ia tiada. Ketahui penggunaan uang anda, biaya rutin, biaya terbesar dan biaya tak terduga.
Bagaimana membuat uang anda tumbuh & berkembang?
Layaknya tanaman, uangpun perlu ditanam agar ia tumbuh, tak cukup hanya tumbuh bagaimana ia berkembang. Sebisa mungkin ia berkembang dengan sehat, subur dan benar-benar menghasilkan. Bila hari ini uang anda masih belum tumbuh dan berkembang, segera tanam mungkin di deposito, reksadana, atau jasa perbankan yang mampu memberikan return terbaik bagi anda. 
Kenali kebutuhan dan keinginan?
Banyak yang sudah tau definisinya namun banyak pula yang mengabaikannya. Saya biasa menjelaskan secara ekstrim bahwa kebutuhan itu adalah sesuatu yang apabila tidak dipenuhi maka akan ‘terganggu’ kelangsungan hidup kita. Sebaliknya keinginan itu hal yang bisa dipenuhi maupun tidak. Prioritaskan segala kebutuhan bukan keinginan.
Menabung atau investasi
Hemat pangkal kaya, sudah tertanam dibenak kita sejak kecil namun hemat yang bagaimana yang seharusnya kita lakukan? Saran saya, sisihkan minimal 10% penghasilan anda untuk masa depan anda.
Merencanakan keuangan dengan bijak terhadap uang
Gagal merencanakan bisa jadi merencanakan kegagalan. Bila uang tidak dikelola dengan perencanaan yang baik maka bisa jadi saat kita membutuhkan dikemudian hari kita kebingunggan bagaimana memenuhinya. Missal perencanaan pendidikan anak, perencanaan pension, dll. Miliki perencanaan.
Jasa perbankan dalam membantu mengelola uang anda
Perbankan memiliki produk dan jasa yang bisa dikatakan mitra kita untuk mewujudkan cita-cita kita. Banyak contohnya mulai dari memenuhi modal kerja usaha, pembelian rumah dengan KPR, dana renovasi rumah, tabungan rencana pendidikan, memiliki kendaraan dengan KKB, dana talangan haji, memiliki emas dan masih banyak yang lain. Dengan mengetahui jasa perbankan dan memanfaatkannya maka kita lebih mudah dan sangat membantu dalam mewujudkan tujuan.
Demikian tulisan kali ini, semoga bermanfaat dan salam finansial.